Waktu itu dibagi menjadi 3 kalo kita lihat di grammar (English). Past, Present and Future. Ketiganya saling berkaitan satu sama lain. Ketiganya juga sangat erat dengan kehidupan kita. But let me explain more specific about those.
- Past (Masa lalu), mengajari kita tentang sejarah kehidupan kita. Apapun yang kita dapat dari masa lalu akan berdampak kepada siapa diri kita hari ini. We don’t need to forget what we did in the past. Yang perlu kita lakukan adalah, lupakan hal-hal yang menyakitkan (tapi jangan lupakan hikmahnya). Ingatlah hal-hal yang menyenangkan and let it be golden memories in our mind. Hal-hal yang menyenangkan akan membuat kita berpikir untuk berusaha mendapatkan hal-hal itu lagi dan lagi (penyemangat).
- Present (Masa Sekarang), mengingatkan kita bahwa apa yang kita lakukan saat ini akan berdampak pada apa yang harus kita bayar dimasa depan. Ada karma yang harus kita terima. Dan masa depan kita itu terbentuk dari apa yang kita lakukan saat ini. Di sisi lain, masa sekarang adalah tempat yang pas untuk memperbaiki apa kesalahan kita di masa lalu. Sesalah apapun kita di masa lalu pasti masih bisa diperbaiki di saat ini. Saya pikir, yang bisa kita lakukan di masa sekarang, berusaha atau menyerah. Mengusahakan apapun keinginan kita atau membiarkan semua keinginan kita hanya menjadi sampah yang terbuang sia-sia. Itu semua pilihan, dan setiap pilihan membawa konsekuensinya masing-masing.
- Future (Masa Depan), mengingatkan kita bahwa kehidupan itu memiliki sebuah harapan dan cita-cita. Semua itu sebagai motivasi kita untuk bangun setiap pagi, menjalani hari-hari kita, dan membuat kita bersemangat jika kita sedang di kondisi terpuruk.
Jika saya tarik kesimpulan, tiga hal diatas menjadi note penting di kehidupan saya. Saya sadar, apapun keinginan saya di masa lalu tidak akan berhasil di masa mendatang jika saya tidak melakukan hal terbaik di masa sekarang. Sebuah harapan dan cita-cita akan terjawab jika bumerang waktu siap menjawabnya.
Tak usah mempertanyakan kapan do’a dipanjatkan. Do’a itu hal yang paling penting, tidak bisa ditebak dan diduga. Oleh karena itu, panjatkan do’a disetiap waktu. Dan do’akan semua kejadian agar membawa keberkahan. Karena sebaik apapun kita mengatur waktu kita di dunia. Jika Tuhan siap memanggil maka kita harus siap menemui-Nya. Jika kehidupan kita penuh berkah, maka bersiaplah untuk menjadi penghuni surga. Aamiin
Seperti semua yang sudah terjadi di kehidupan saya. Dulu saya memiliki mimpi untuk menjadi A, B dan C. Seiringnya waktu beberapa menjadi sampah mimpi yang sia-sia dan lainnya ada yang sudah terwujud. Terwujud karena saya mengusahakannya ditambah iringan do’a dan lainnya menjadi sia-sia karena usaha yang kurang luar biasa ditambah kesalahan saya di masa lalu. Tapi kesalahan apapun yang pernah saya lakukan. Saya selalu mendoakannya agar menjadi keberkahan.
The topic (Bumerang Waktu) was given by Fevi Hayu Mandariz
Tidak ada komentar:
Posting Komentar